Junsin88

"Dzikir yang Mengalun, Fikir yang Menuntun."

Rantai Cahaya di Ujung Fana

Rantai Cahaya di Ujung Fana

Alif Tanpa Titik • Track 02

Bismillahir-rahmanir-rahim. Dengan segala kerendahan hati seorang musafir yang fakir, kami persembahkan track kedua ini sebagai bentuk sujud syukur atas setiap helai nafas yang masih dipinjamkan. Kami hanyalah butiran debu yang mencoba menceritakan tentang Matahari.

Maha Atur dalam Harmoni Dub-Reggae

Lagu ini adalah tentang penyadaran akan Maha Atur-Nya Allah SWT. "Rantai Cahaya" merujuk pada kehendak Ilahi yang tidak pernah putus menghubungkan setiap takdir dan nafas. Lagu ini menjadi pengingat bahwa di balik kehancuran ego (ujung fana), ada cahaya hidayah yang tetap menuntun kita kembali.

NOW PLAYING 🎧

Secure Audio Stream • Junsin88 Studio

Lirik & Lantunan

(Verse 1)
Siapa yang menyusun detak jantung samudra?
Mengapa badai patuh pada garis khatulistiwa?
Melihat rantai cahaya yang tak pernah terputus dari zaman
Di bawah hukum takdir, semua hanyalah pengembara.

(Pre-Chorus)
Sadarilah, jiwaku, tiada tangan lain yang mengatur
Setiap helai nafas, setiap tetes air mata
Semua adalah sketsa Agung dari Dzat Yang Maha Tunggal
Hanya Dia yang KEKAL, saat segala ciptaan sirna.

(Chorus)
Ikatan takdir memeluk seluruh penjuru
Dia, Sang Pengatur, yang merangkai setiap helai waktu
Setiap atom tunduk, di bawah naungan kalimah-Nya
Kuasa-Nya abadi, tiada awal tiada jua akhir.

(Verse 2)
Firaun dan Namrud, kisah lama yang terulang
Mencoba meniru jejak matahari yang terbenam
Rebana berbisik tegas, memecah kesunyian fatamorgana
Bumi ini saksi, atas setiap janji yang diingkari.

(Bridge)
Kutanggalkan mahkota dari kepala bayangan
Menanggapi panggilan dari keagungan yang tiada tara
Jadikan aku hujan, yang tak menuntut pujian
Menggenapi siklus, mengabdi dalam diam.

(Outro)
...Rantai cahaya... di ujung fana... Hanya Dia... Ya Rabb...

"Ke manakah jiwa akan melangkah menemukan kedamaian sejati?"

Junsin88 © 2026

Komentar