Junsin88

"Zikir yang mengalun, fikir yang menuntun."

Gerbang Sunyi

Gerbang Sunyi

Alif Tanpa Titik • Track 01

Bismillahir-rahmanir-rahim. Dengan penuh kerendahan hati, kami hadirkan untaian nada ini bukan sebagai penunjuk jalan, melainkan sebagai sesama musafir yang sedang merangkak mencari arah pulang. Kami hanyalah faqir yang meminjam suara untuk mengadu pada-Nya. Jika ada keindahan di dalamnya, itu murni milik Sang Khaliq; jika ada cacat dan cela, itu adalah mutlak cermin dari kefakiran kami.
PUTAR AUDIO:

Lirik & Lantunan

(Verse 1)
Langkah tersesat di rimba gemerlap
Cahaya ilusi, bayangan yang lenyap
Harta dan tahta, ilusi yang kau sabet
Semua janji bumi, hanyalah busa di samudra.

(Pre-Chorus)
Jiwa ini letih, memikul beban raga
Menanti bisikan, di mana arah pulang?
Aku berbalik dari riuh yang memanggil namaku
Kusambut kehampaan, di dalamnya ada makna.

(Chorus)
Tak kudengar lagi siulan dunia yang fana
Kuucap lantang: La ilaha, tiada yang patut kucinta
Hanya di sunyi ini, gerbang kebenaran terbuka
Pintu-pintu palsu, kini kubiarkan tertutup bisu.

(Verse 2)
Tembok kesombongan, kini mulai runtuh
Setiap bayangan nama, akhirnya tersentuh
Kutahu semua yang kubanggakan, hanyalah debu ringan
Saat fajar Tauhid membakar setiap keraguan.

(Bridge)
Kutempuh lembah gelap, demi satu hakikat
Tiada lagi topan, tiada lagi selimut fatamorgana
Aku adalah bejana kosong, menunggu air dari langit
Yang kutuju hanya Alif yang tegak, tiada pendamping.

(Outro)
Gerbang sunyi... La ilaha... Ketenangan yang abadi...

Setelah ego hancur di gerbang kesunyian,
ke manakah jiwa akan mencari pegangan?

LANJUT KE TRACK 02: RANTAI CAHAYA →

Komentar