Pohon Tak Berakar, Buah Tak Bermusim
Pohon Tak Berakar, Buah Tak Bermusim
Alif Tanpa Titik • Track 03
Bismillahir-rahmanir-rahim. Kami hanyalah hamba yang hina, yang mencoba membersihkan bejana hati kami agar layak menerima pancaran cahaya-Mu. Lagu ini adalah teriakan syukur kami karena telah Engkau selamatkan dari badai syirik yang halus.
Kemerdekaan di Balik Penyerahan Diri
Makna "Pohon tak berakar, buah tak bermusim" melambangkan kemandirian kekuasaan Allah yang mutlak, yang tidak membutuhkan sebab-akibat duniawi untuk memberi rahmat. Dengan tempo Upbeat Groovy, lagu ini menggambarkan sukacita jiwa yang telah merdeka dari belenggu mahluk dan telah menambatkan jangkarnya hanya di dermaga Tauhid murni.
Secure Audio Stream • Junsin88 Studio
Lirik & Lantunan
(Verse 1)
Siapa yang kau panggil saat badai datang mendera?
Jangkar mana yang kau sangka mampu menahan bahtera?
Mengapa kau tawarkan hatimu pada dahan tak bertumpu?
Lupakan semua patung, yang kau ukir dari ilusi semu.
(Pre-Chorus)
Pencarian ini berakhir, saat kulihat cahaya-Nya
Dia tak butuh perantara, Dia tak butuh pahlawan dunia
Hanya ketulusan yang ditanam di palung jiwa.
(Chorus)
Cinta sejati hanya berlabuh di dermaga-Nya
Kutekadkan hati, ibadahku bukan lagi sandiwara
Setiap sujudku adalah janji, tanpa ada keraguan
Dialah tujuan tunggal, pelebur segala sembah.
(Verse 2)
Kini kulihat dunia bukan sebagai sandaran
Hanya bayang-bayang yang hilang ditelan cahaya pagi
Takkan lagi kuperhambakan diri pada fana yang menipu
Sebab kemerdekaan sejati adalah menjadi hamba-Mu.
(Bridge)
Kini aku berdiri tanpa keraguan di pundak
Membuang bejana lama, yang penuh air keruh kesyirikan
Hanya Engkau Ya Illahi, tempatku menjatuhkan raga dan asa.
(Outro)
...Pohon tak berakar... Buah tak bermusim... Tauhid murni...
"Bagaimana cara seorang hamba merawat rindu yang tak padam?"
Junsin88 © 2026
Komentar
Posting Komentar