Jejak Sang Mursyid
Jejak Sang Mursyid
Sebuah Persembahan Spiritual dari Al-Fakir Junsin88
Bismillahir-rahmanir-rahim. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan ilham kepada al-fakir Junsin88 untuk merangkai nada-nada yang serba terbatas ini. Karya ini kami haturkan bukan sebagai kebanggaan diri, melainkan sebagai sebuah khidmah (pengabdian) spiritual. Kami hanyalah butiran debu yang mencoba menceritakan tentang Matahari Keagungan-Nya.
Album 'Jejak Sang Mursyid' adalah manifestasi visual dan audio yang terinspirasi mendalam dari kitab Sirr Al-Asrar (Rahasia Segala Rahasia) karya Al-Ghaust Al-Azhom Syekh Abdul Qodir Al-Jailani. Melalui perpaduan mistis musik Sufi dan kekuatan Slow Rock, al-fakir Junsin88 mengajak setiap musafir batin untuk menyelami lapisan-lapisan jiwa, mulai dari gelapnya ego menuju terangnya makrifat.
Sang Mursyid Kamil Mukammil, Penunjuk Jalan Rahasia Sirr Al-Asrar
Menelusuri 7 Jejak Perjalanan:
1. Dalam Hening Malam: Sebuah gerbang pengakuan. Di sini jiwa berdiri telanjang tanpa topeng keduniawian, mengakui kefakiran diri di hadapan Sang Maha Kaya, menanti fajar hidayah dalam kesunyian yang paling dalam.
2. Jejak Sang Mursyid: Jantung dari album ini. Sebuah kesadaran bahwa melintasi rimba syariat menuju samudera hakikat membutuhkan tangan yang telah 'sampai'. Sosok Mursyid hadir bukan sebagai tujuan, melainkan sebagai kompas yang menunjukkan wajah Kekasih.
3. Samudera Makrifat: Memasuki wilayah di mana logika akal mulai lunglai dan terhenti. Narasi ini menceritakan tentang keberanian untuk tenggelam dalam lautan rasa, di mana setiap gelombangnya adalah rahasia Sirr yang tak terkatakan.
4. Fana di Ujung Malam: Puncak peleburan jati diri. Identitas ego luruh bagai debu yang ditiup angin, hingga tiada lagi 'aku' yang sombong, yang tersisa hanyalah Kesaksian atas Keesaan-Nya yang abadi.
5. Bisik Hati Sang Abdi: Setelah badai ego mereda, muncullah dialog sunyi. Sebuah refleksi rindu seorang hamba yang telah menemukan ketenangan di dalam pengabdian yang murni, tanpa pamrih surga maupun takut neraka.
6. Rahasia Sirr: Menyingkap tirai-tirai yang selama ini menghijab ruh. Sebuah perjalanan mencari wajah Kekasih yang selama ini ternyata lebih dekat dari urat nadi dan lebih nyata dari tarikan napas sendiri.
7. Kembali ke Hening: Penutup yang agung. Mengingatkan kita bahwa segala eksistensi yang bermula akan berakhir pada keheningan-Nya yang suci. Kepulangan yang damai ke asal mula penciptaan.
Besar harapan al-fakir Junsin88, semoga untaian karya ini dapat menjadi teman bagi hati yang gersang dan pengingat bagi jiwa yang rindu pulang. Segala kebenaran hanyalah milik Allah, dan segala kesalahan sepenuhnya lahir dari kefakiran kami.
Inspirasi Literasi: Kitab Sirr Al-Asrar | Karya: Junsin88
Label: Musik, Album

Komentar
Posting Komentar