Junsin88

"Dzikir yang Mengalun, Fikir yang Menuntun."

Lirik & Makna - Jejak Sang Mursyid

Jejak Sang Mursyid

Menelusuri Suluk, Menggapai Makrifat Ilahi

Bismillahir-rahmanir-rahim.

Dalam kitab suci Sirr al-Asrar, Syekh Abdul Qadir al-Jailani mengajarkan bahwa perjalanan menuju Allah bukanlah perjalanan jarak, melainkan perjalanan membersihkan cermin hati. Lagu "Jejak Sang Mursyid" adalah sebuah persembahan tawadhu' yang mencoba memotret kerinduan ruhani tersebut.

Mursyid bukanlah tujuan, melainkan wasilah (perantara) cahaya yang membimbing salik melintasi dinginnya syariat lahiriah menuju hangatnya hakikat cinta. Seperti yang tersirat dalam liriknya, ketika 'aku' (keakuan/ego) telah lenyap, maka yang tersisa hanyalah samudra kesucian-Nya. Sebuah perjalanan dari Alam Mulk menuju kedalaman Sirr yang benderang.

Jejak Sang Mursyid
Junsin88 • Official Single
OFFICIAL VIDEO
DOWNLOAD MP3 (OFFICIAL)

*Simpan langsung ke perangkat anda

Lirik Lagu

[Intro]
Dalam hening malam, kubersimpuh
Menanti bisik-Mu... wahai Kekasih...

[Verse 1]
Di lorong waktu yang sunyi, kudengar bisik-Mu
Di setiap detak jantungku, cahya-Mu merasukiku
Dalam gelapnya hati, ku mencari arah yang tak teraba
Ku tanyakan pada rembulan, di mana gerangan jejak-Mu bersemayam
Hingga badai pun datang, mengguncang jiwa yang lelah
Hanya satu nama yang terukir, menjadi pertanda yang abadi

[Pre-Chorus]
Kau ulurkan tangan-Mu dengan kelembutan yang tak terhingga
Tanpa lelah, tanpa ragu, kau bimbing jiwaku yang lara
Menuntunku melintasi samudera syariat yang membeku
Pada hakikat cinta yang tak lekang oleh waktu

[Chorus]
Oh, Sang Mursyid... Engkau adalah jembatan menuju fajar
Jejak-Mu adalah penuntun, penerang dalam gelapku yang pekat
Menuju hakikat cinta yang takkan pernah pudar
Pada-Mu, Yang Maha Esa, tempat segalanya kembali

[Verse 2]
Kau buka tabir yang terselubung, yang selama ini menghalangi pandang
Ajarkan makna yang tersembunyi, di dalam bisikan yang tak terucap
Hingga 'aku' ini lenyap, bagai debu yang berterbangan
Menyata dalam samudra-Mu yang suci, tak tersisa kecuali cinta

[Bridge]
Kini tak ada lagi bayang, tak ada lagi ragu, tak ada lagi tanya
Hanya Nur yang benderang, pancaran keagungan-Mu yang sejati
Aku 'kan terus berjalan, mengaliri setiap jejak-Mu di bumi
Mengikuti jejak-Mu... selamanya, hingga jiwa bertemu dengan-Mu

[Outro]
Jejak Sang Mursyid... cinta Ilahi...
Hingga akhir nanti...
© 2026 Junsin88 Spiritual Music. All Rights Reserved.

Komentar